Oleh Kristoforus Arnold
14150102
Jakarta(UBMNews) Wajah yang ceria badan yang mungil, dengan ikatan rambut setengah bercerita
tentang pengalaman nya, dengan aksen 'batak'nya wanita setinggi 150an
menceritakan kisahnya selama mengikuti ajang pencarian bakat dari Belanda,
yaitu 'The Voice'.
Suara
ketikan keyboard komputer menemani suara Yuni Herliwati ketika ia menceritakan
pengalamanya di ajang tarik suara. seakan tidak ada yang mau terlewatkan dari
yang ia ceritakan. Yuni herliwati atau yang biasa dipanggil Herly, merupakan
Mahasiswi Ilmu Komunikasi jurusan Broadcasting
Universitas Bunda Mulia.
Audisi
yang sangat menarik perhatian mata orang Indonesia, juga menarik perhatian
Herly untuk mengikuti ini. April 2016 gadis mungil ini mengikuti audisi tersebut
bersama dengan group vocalnya. Herly mengikuti audisi dengan cara 'special run'
yaitu mengirim video lewat email dan dilihat langsung oleh rcti.
Mervo,
itulah nama grup vocal yang dimiliki oleh gadis mungil itu. Grup yang diisi
oleh 4 orang bersuara merdu ini sudah pernah
mengikuti aajang Rising Star namun
gagal juga. Me3rvo sendiri terdiri dari Herli Hutayean , Alfriando Eldat Lukas,
Arlen Orlando Lukas, Angel Eva Filistia.
Kembali
berbicara audisi, setelah video yang ia kirimkan diterima oleh rcti, ia
berhasil menuju babak Blind Audition.
Babak ini dimana mereka bernyanyi dan coach/juri hanya mendengarkan audio saja
dan menghadap membelakangi mereka.
Buktikanlah,
adalah lagu yang dibawakan Mervo di babak blind audition. Lewat lagu ini mereke
membuktikan bahwa vocal grup mereka siap untuk bersaing untuk ke babak
selanjutnya. Agnezmo adalah orang yang pertama memencet tombol, disusul dengan
Judika dan diakhiri dengan Kaka Slank yang terpukau dengan suara Indah Mervo
ini.
Dilema
antara 3 pilihan coach, Agnezmo, Judika dan Kaka Slank, dengan segala ketegasan
akhirnya Merpati Voice atau Mervo memilih Judika sebagai coach mereka. "Karena
Judika itu mempunyai Vocal Grup sebelom jadi artis" itu alasan seorang
Herly ketika ditanya alasan memilih coach Judika.
Setelah
ia berhasil melangkahi blind auditions, ia melangkah kembali di babak battle
round. Mervo diberi kesempatan untuk bertarung dengan Jenita, mereka membawakan
lagu dari Alicia Key If aint got you. Alhasil
dengan kekuatan mereka ber 4, Mervo berhasil menyingkirkan Jenita di Babak
battle round ini.
Lepas
dari babak battle round ini, Mervo kembali mempertunujkan kualitasnya di babak
selanjutnya. Knockout round, babak yang sangat menguji kualitas Mervo. Terbukti
di babak ini Mervo gagal melanjutkan ke babak selanjutnya, untuk menjadi
finalis The Voice Indonesia.
Bukan
dia tapi aku, lagu yang dinyanyikan Mervo di babak Knock out ini. Mervo
berhasil merebut bangku untuk ke Finalis The Voice Indonesia. Akan Tetapi, Siti
Rosalia merebut bangku itu dari Mervo. Kualitas Mervo sangat dibuktikan disini,
Mervo berharap bisa belajar lebih jauh lagi.
Namun
dibalik itu, Mervo telah berhasil mengalahkan Jutaan pesaing laiinya diluar
sana. Meskipun gagal di kompetisi, bukan berarti gagal di kehidupan. Pada saat
ini Herly bersama Mervo belum mau mengikuti ajang lagi. Mereka sedang sibuk
dengan urusan mereka masing masing.
Coach
Judika telah memilih Mervo sebagai anak didiknya, akankan Mervo bisa
menggunakan ilmu yang diberikan Coach nya selama kompetisi di kehidupan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar