Selasa, 04 Oktober 2016

Gadis Mungil Buktikan Kualitasnya di Ajang Pencarian Bakat



 Oleh Kristoforus Arnold
14150102

Jakarta(UBMNews) Wajah yang  ceria  badan yang  mungil, dengan ikatan rambut setengah bercerita tentang pengalaman nya, dengan aksen 'batak'nya wanita setinggi 150an menceritakan kisahnya selama mengikuti ajang pencarian bakat dari Belanda, yaitu 'The Voice'.
                Suara ketikan keyboard komputer menemani suara Yuni Herliwati ketika ia menceritakan pengalamanya di ajang tarik suara. seakan tidak ada yang mau terlewatkan dari yang ia ceritakan. Yuni herliwati atau yang biasa dipanggil Herly, merupakan Mahasiswi Ilmu Komunikasi jurusan Broadcasting Universitas Bunda Mulia.
                Audisi yang sangat menarik perhatian mata orang Indonesia, juga menarik perhatian Herly untuk mengikuti ini. April 2016 gadis mungil ini mengikuti audisi tersebut bersama dengan group vocalnya. Herly mengikuti audisi dengan cara 'special run' yaitu mengirim video lewat email dan dilihat langsung oleh rcti.
                Mervo, itulah nama grup vocal yang dimiliki oleh gadis mungil itu. Grup yang diisi oleh 4 orang bersuara merdu ini sudah pernah  mengikuti aajang Rising Star namun gagal juga. Me3rvo sendiri terdiri dari Herli Hutayean , Alfriando Eldat Lukas, Arlen Orlando Lukas, Angel Eva Filistia.
                Kembali berbicara audisi, setelah video yang ia kirimkan diterima oleh rcti, ia berhasil menuju babak Blind Audition. Babak ini dimana mereka bernyanyi dan coach/juri hanya mendengarkan audio saja dan menghadap membelakangi mereka.
                Buktikanlah, adalah lagu yang dibawakan Mervo di babak blind audition. Lewat lagu ini mereke membuktikan bahwa vocal grup mereka siap untuk bersaing untuk ke babak selanjutnya. Agnezmo adalah orang yang pertama memencet tombol, disusul dengan Judika dan diakhiri dengan Kaka Slank yang terpukau dengan suara Indah Mervo ini.
                Dilema antara 3 pilihan coach, Agnezmo, Judika dan Kaka Slank, dengan segala ketegasan akhirnya Merpati Voice atau Mervo memilih Judika sebagai coach mereka. "Karena Judika itu mempunyai Vocal Grup sebelom jadi artis" itu alasan seorang Herly ketika ditanya alasan memilih coach Judika.
                Setelah ia berhasil melangkahi blind auditions, ia melangkah kembali di babak battle round. Mervo diberi kesempatan untuk bertarung dengan Jenita, mereka membawakan lagu dari Alicia Key If aint got you. Alhasil dengan kekuatan mereka ber 4, Mervo berhasil menyingkirkan Jenita di Babak battle round ini.
                Lepas dari babak battle round ini, Mervo kembali mempertunujkan kualitasnya di babak selanjutnya. Knockout round, babak yang sangat menguji kualitas Mervo. Terbukti di babak ini Mervo gagal melanjutkan ke babak selanjutnya, untuk menjadi finalis The Voice Indonesia.
                Bukan dia tapi aku, lagu yang dinyanyikan Mervo di babak Knock out ini. Mervo berhasil merebut bangku untuk ke Finalis The Voice Indonesia. Akan Tetapi, Siti Rosalia merebut bangku itu dari Mervo. Kualitas Mervo sangat dibuktikan disini, Mervo berharap bisa belajar lebih jauh lagi.
                Namun dibalik itu, Mervo telah berhasil mengalahkan Jutaan pesaing laiinya diluar sana. Meskipun gagal di kompetisi, bukan berarti gagal di kehidupan. Pada saat ini Herly bersama Mervo belum mau mengikuti ajang lagi. Mereka sedang sibuk dengan urusan mereka masing masing.
                Coach Judika telah memilih Mervo sebagai anak didiknya, akankan Mervo bisa menggunakan ilmu yang diberikan Coach nya selama kompetisi di kehidupan?

 Hasil gambar untuk mervo the voice indonesia




Senin, 03 Oktober 2016

Mie Instan Murah dengan Balutan Mewah



Oleh Arnold Soedjadi

            Sebuah tenda nyentrik nan mungil di tepi jalan ibu kota, sungguh menarik perhatian masyarakat yang melewati jalan itu, kira kira apa yang disuguhkan di dalam situ?

            Susu kental yang bercampur dengan keju sudah siap melumuri mie instan, ditambah dengan daging ham yang sangat memanjakan. Itulah Indomie carbonara, mi instan ini sangat memanjahkan lidah para penikmatnya. Belum juga ditambah dengan cita rasa khas indomie yang sudah dikenal oleh semua orang.

            Ketika Indomie carbonara sampai kemulut penikmat, kita bisa merasakan cita rasa yang sangat memanjakan mulut kita. Sensasi keju,susu,daging,dan indomie itu sendiri sangatlah tercampur rata. Indomie carbonara itu juga memiliki porsi yang cukup untuk makan 1 orang.


           

               Untuk 1 porsi indomie carbonara ini hanya akan merogoh kantong penikmat sebesar Rp. 16 ribu, hanya dengan Rp. 16 ribu penikmat sudah bisa merasakan       lumeran susu dan keju di lidah penikmat sendiri. 

            Indomie carbonara sendiri ini bisa kita jumpai di Tenda Konoha. Tenda konoha ini menjual olahan indomie yang cukup menarik seperti; Indomie goreng? Rebus telor asin, indomie mizza, indomie carbonara dan indomie ramen. Minumannya juga tidak kalah ada; milo dino, ice tea yakult, greentea.

            “Disini enak nongkrongnya, tempatnya asik rame” kata Dimas, seorang pengunjung muda. Tenda konoha ini terletak di pinggir jalan di daerah Kota. Ia mengambil space di trotoar jalan, yang menambah kesan ‘tenda’ nya semakin berasa.

            Menurut Ko Hendy sang pemilik kedai, memang Indomie carbonara menjadi menu favorit kebanyakan orang ketika menginjakan kakinya ke tenda konoha ini. Makanya tidak heran mengapa indomie carbonara disini begitu memuaskan. 

            Masih banyak menu lainnya yang dijajarkan disini mulai dari makanan, minuman, dan roti bakarnya. Semua itu dibalut dengan ala ala Jepang dan konoha. Apakah anda tertarik untuk datang kesini dan mencoba menu favoritnya?